Membangun Kepercayaan Diri Melalui Kegiatan Beading 

Dalam Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini (STPPA) mencakup aspek kognitif, sosial emosional, bahasa, fisik motorik, agama moral, dan seni sangat krusial dalam perkembangan anak usia dini, terutama usia nursery. Selain aspek perkembangan tersebut, anak usia nursery dalam tahap pengembangan rasa kepercayaan dirinya ketika bersama teman sebaya, guru, dan juga lingkungannya. Rangsangan dalam membangun kepercayaan diri dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang beragam, salah satunya adalah kegiatan beading atau membuat gelang. 

Beading adalah kegiatan membuat perhiasan atau dekorasi menggunakan manik-manik atau bahan lainnya yang dapat dirangkai menjadi bentuk yang indah dan menarik. Kegiatan ini dapat melibatkan proses merangkai, mengikat, dan membuat pola. Beading dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti merangkai manik-manik dengan benang atau tali, membuat perhiasan dengan manik-manik atau bahan yang dapat dirangkai menggunakan tali. 

Kegiatan beading dapat memberikan banyak manfaat untuk anak usia 3 tahun dalam membangun kepercayaan dirinya dengan penjelasan sebagai berikut: 

  1. Meningkatkan kemampuan anak untuk menciptakan sesuatu yang baru Kegiatan ini memungkinkan anak menciptakan sesuatu yang unik sesuai dengan ide dan imajinasinya. Mereka belajar membuat keputusan tentang warna, pola, dan bentuk yang ingin mereka hasilkan.
  2. Mendorong anak untuk merasa bangga dengan hasil karyanya Ketika anak berhasil menyelesaikan karyanya, mereka akan merasa bangga dan percaya diri terhadap apa yang telah mereka capai. Pengakuan dari guru atau orang tua atas hasil karya mereka juga memperkuat rasa tersebut.
  3. Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus
    Merangkai manik-manik memerlukan koordinasi tangan dan mata yang baik serta ketelitian dalam menggunakan otot-otot kecil di jari. Ini membantu memperkuat keterampilan motorik halus anak.
  4. Meningkatkan Fokus dan Kesabaran
    Anak belajar untuk menyelesaikan tugas secara bertahap dan tetap fokus selama proses berlangsung, yang juga membantu membentuk kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri.
  5. Membangun Interaksi Sosial Positif
    Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelompok, sehingga anak belajar untuk berbagi bahan, berdiskusi tentang pola, dan saling menghargai hasil karya teman. Hal ini mendukung pengembangan keterampilan sosial dan empati

Kegiatan beading adalah salah satu bentuk stimulasi yang efektif dalam mendukung perkembangan aspek fisik motorik halus sekaligus membangun kepercayaan diri anak usia dini. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan kreatif, anak tidak hanya mendapatkan pengalaman belajar yang kaya, tetapi juga merasa dihargai dan mampu berkontribusi melalui karyanya sendiri.

Leave a comment