Yuk Kita Mengenal Lebih Jauh Pertumbuhan Gigi pada Bayi dan Anak.

Gigi sebagai salah satu bagian yang berperan penting dalam sistem pencernaan pada tubuh manusia ternyata sangat unik lho parents. Terdapat beberapa jenis gigi yang tumbuh pada bayi dan anak-anak, yaitu:
1) Gigi seri yaitu gigi depan yang terletak pada rahang bawah dan atas untuk menggigit makanan;
2) Gigi taring yaitu gigi yang memiliki ujung lancip dan terletak mengapit gigi seri dan rahang bawah dan atas;
3) Gigi geraham depan yaitu gigi yang berfungsi untuk menghancurkan dan menghaluskan makanan;
4) Gigi geraham belakang yaitu gigi yang berfungsi untuk menghaluskan makanan dan bentuknya jauh lebih besar dari pada gigi geraham depan. 

Fase pertumbuhan gigi pada anak sudah terjadi sejak masih di dalam kandungan. Lalu, bagaimana pertumbuhan gigi pada anak dapat terjadi?

  1. Usia 4 – 10 bulan

→ Pada usia ini, gigi yang tumbuh disebut dengan gigi susu. Pada saat ini, gusi bayi akan membengkak dan kemerahan yang terkadang membuat bayi menangis atau rewel. Hal ini dikarenakan tumbuhnya gigi pertama pada bayi. Gigi yang tumbuh dimulai dari gigi seri depan rahang bagian bawah. 

  1. Usia 6-10 bulan

→ Pada usia ini, ada pertumbuhan gigi susu baru yaitu dua gigi seri depan rahang bagian atas bayi yang akan muncul secara bersamaan. Pada usia ini, orang tua dapat menstimulasi anak dengan memberikan makanan yang bertekstur lebih padat untuk si kecil melatih kemampuan untuk mengunyah dan memberikan pematangan pada perkembangan oral anak. Makanan yang dapat diberikan untuk membantu menstimulasi area gusi seperti wortel yang dipotong memanjang seperti jari (boleh diberikan mentah ataupun direbus terlebih dahulu) dan diberikan kepada anak untuk digigit-gigit, biskuit bayi, dan lain-lain. Parents juga dapat memberikan mainan seperti teether ataupun wortel yang sudah didinginkan di dalam freezer untuk memberikan rasa nyaman pada gusi yang bengkak.  

  1. Usia 11 – 16 bulan

→ Pada usia ini, ada pertumbuhan gigi susu baru yaitu dua gigi seri samping pada rahang atas dan bawah. Pada fase ini, ada baiknya orang tua membawa anak untuk kontrol ke dokter gigi untuk pertama kalinya. Melalui kontrol dokter gigi, orang tua dapat mengetahui kualitas pertumbuhan gigi pada anak dan apa saja yang dapat diperhatikan oleh orang tua untuk memaksimalkan pertumbuhan gigi pada anak. 

  1. Usia 13-19 bulan

→ Pada usia ini, produksi air liur anak cukup banyak dikarenakan pada fase ini, munculnya pertumbuhan gigi anak pada rahang atas dan bawah dalam waktu yang berdekatan.

  1. Usia 17-23 bulan

→ Pada usia ini, gigi taring anak akan muncul pada rahang atas maupun rahang bawah. Pada fase pertumbuhan gigi ini, anak sudah siap mengonsumsi makanan padat. 

  1. Usia 24 bulan ke atas 

→ Pada usia ini, anak seharusnya sudah memiliki jumlah dan jenis gigi susu yang lengkap. Susunan gigi susu ini akan tergantikan menjadi gigi permanen pada usia 6 tahun ke atas. Jika anak sudah memiliki gigi permanen, orang tua wajib menghimbau anaknya untuk menjaga gigi agar tidak terjadi kerusakan pada gigi yaitu dengan cara menggosok gigi, membatasi makanan manis dan menjaga kebersihan gigi. 

Nah, itulah penjelasan mengenai pertumbuhan gigi pada bayi hingga anak-anak. Orang tua perlu membiasakan anak sedari dini untuk menggosok giginya 2 kali sehari pada saat bangun tidur di pagi hari dan sebelum tidur di malam hari. Selain itu, orang tua juga perlu tahu bahwa pertumbuhan gigi pada anak dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, jenis kelamin, konsumsi kalsium ibu pada masa kehamilan, dan bagaimana orang tua memberikan stimulasi kepada anak. Dengan demikian, orang tua harus selalu memperhatikan pertumbuhan gigi pada anak.

Referensi: 

Tim Medis. (2023). Mengenal Tahapan Pertumbuhan Gigi Bayi dan Anak, Sudah Tahu? Siloam Hospital. URL: Https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/fase-pertumbuhan-gigi-pada-anak.

Tim Pepsodent. (2019). Mengenal Tahapan Pertumbuhan Gigi Anak Anda. Pepsodent. URL: https:///www. tanyapepsodent.com/tips-kesehatan-gigi/perawatan-gigi-anak/mengenal-tahapan-pertumbuhan-gigi-anak-anda.html

Leave a comment