Tonggak perkembangan adalah hal-hal yang dapat dilakukan sebagian besar anak (75% atau lebih) pada usia tertentu. Tonggak perkembangan inilah yang menjadi patokan bagi orang tua untuk melihat kondisi perkembangan anaknya. Orang tua dapat melihat perkembangan anak dari cara anak bermain, belajar, berbicara, bertindak, dan bergerak. Menginjak usia 2 bulan, bayi sesungguhnya sudah mengalami banyak perkembangan baru dibandingkan bulan sebelumnya, terutama pada beberapa aspek perkembangan seperti sosial/ emosional, bahasa/ komunikasi, kognitif, dan pergerakan/ perkembangan fisik.
Lalu, apa saja yang sudah bisa dilakukan oleh bayi usia 2 bulan?
Berikut beberapa tonggak perkembangan atau milestone yang dicapai bayi di usia 2 bulan:
- Sosial/ Emosional
- Tenang saat diajak berbicara atau diangkat/ digendong.
- Tampak senang ketika melihat wajah orang terdekat seperti orang tua
- Tampak senang melihat orang terdekat menghampirinya
- Tampak senang ketika melihat orang berbicara dengan wajah ceria/ tersenyum
- Bahasa/ Komunikasi
- Bayi usia 2 bulan dapat membuat suara selain menangis seperti bergumam atau membuat suara “ah-uh”.
- Sudah mulai bisa bereaksi terhadap suara keras, seperti suara lonceng atau pintu yang ditutup dengan kencang, dan lain-lain.
- Kognitif
- Memberikan reaksi jika orang yang ada di sampingnya bergerak sehingga terlihat bayi sudah bisa mengawasi pergerakan.
- Melihat mainan selama beberapa detik.
- Pergerakan/ Perkembangan Fisik
- Mengangkat kepala saat tengkurap
- Menggerakan kedua tangan dan kedua kakinya
- Membuka tangan sebentar
Pada usia 2 bulan, orang tua dapat memberikan stimulasi perkembangan otak bayi dengan memberikan pelukan kepadanya, menatap matanya, mengajaknya tersenyum, membunyikan suara-suara seperti suara musik, dan menggerakan benda-benda berwarna terang. Kegiatan stimulasi ini dapat membantu anak agar bisa tumbuh optimal sesuai dengan tonggak perkembangannya. Selain itu, orang tua juga disarankan untuk konsultasi dengan dokter untuk memastikan perkembangan bayi sesuai usianya.
Melansir halodoc, sebaiknya periksakan ke dokter jika bayi mengalami sejumlah hal berikut ini:
- Bayi tidak bereaksi ketika mendengar suara yang kencang
- Bayi tidak dapat fokus melihat benda bergerak
- Bayi tidak tersenyum ketika diajak berbicara
- Bayi tidak memiliki refleks memasukkan tangannya ke mulut
- Bayi tidak dapat menegakkan kepada dalam posisi telungkup
Nah, perhatikan selalu perkembangan usia anak sedini mungkin ya parents. Jangan khawatir jika anak mengalami keterlambatan perkembangan di usia 2 bulan, yang penting parents selalu mengawasi dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter tumbuh kembang anak agar dapat dilakukan intervensi sejak dini.
Referensi:
Lipkin, P. H., Macias, M.M., Pajek, J.F., et.al. (2023). Your Baby at 2 Months. Centers for Disease Control and Prevention. URL: https://www.cdc.gov/ncbddd/actearly/milestones/milestones-2mo.html
Nutriclub. (2020). Perkembangan Bayi 2 Bulan, Apa yang Si Kecil Sudah Bisa Lakukan? URL: https://www.nutriclub.co.id/artikel/tumbuh-kembang/0-3-bulan/perkembangan-bayi-usia-2-bulan?
Handayani, V.V. (2021). Perkembangan Bayi 2 Bulan. URL: https://www.halodoc.com/artikel/perkembangan-bayi-2-bulan

Leave a comment