Hai, Parents!
Perkembangan Bahasa atau Language Development merupakan salah satu perkembangan yang sangat penting, lho! Hal ini dikarenakan perkembangan bahasa sudah terjadi pada awal masa kehidupan manusia. Si Bayi memulai suatu bahasa dengan tangisan dan dapat berkembang menjadi suatu bahasa yang dapat dipahami, namun proses ini tidak semudah yang dibayangkan ya, parents! Perlu ada stimulus yang diberikan oleh orang tua kepada si Bayi. Lalu, bagaimana orang tua dapat memfasilitasi Bayi dalam perkembangan bahasanya? Simak poin-poin berikut ini, ya parents! Banyak sekali kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam memfasilitasi perkembangan bahasa si Bayi, antara lain:
- Orang tua menjadi partner percakapan yang aktif
- Mulailah berbicara dengan intensitas waktu yang sering sehingga dapat dikatakan partner percakapan yang aktif untuk si bayi. Jika bayi anda dititipkan oleh pengasuh, pastikan bahwa pengasuh memberingan asupan rangsangan atau stimulus berupa percakapan dengan intensitas waktu yang sering.
- Berbicara dengan kecepatan lebih lambat dan intonasi yang jelas kepada si bayi.
- Berbicara dengan kecepatan lebih lambat dan intonasi yang jelas dapat membantu bayi anda mendeteksi kata-kata dan suara anda. Selain itu, bayi akan menikmati suara atau pembicaraan anda dengan respon atau reaksi si bayi (contoh: senyum, tertawa, dan lain-lain).
- Gunakan mimik wajah dan gesture tubuh ketika mengenalkan suatu peristiwa yang dilihat.
- Bila anda ingin mengenalkan kepada si bayi tentang sesuatu, tunjuklah bendanya. Mulailah dengan berbicara menggunakan mimik wajah dan gesture yang menarik perhatian si bayi, lalu ucapkan kalimat yang sederhana, seperti “Lihat, ada pesawat terbang.”
- Bicaralah kepada bayi anda dengan kata-kata atau kalimat yang berulang-ulang, sederhana, dan konkrit.
- Ketika berbicara dengan bayi, jangan mencoba berbicara kepada mereka dengan cara yang abstrak, tingkat tinggi dalam pembahasaan, dan hendaknya orang tua melakukan secara berulang-ulang kalimat atau kata yang diucapkan atau tidak menggunakan kata-kata yang baru sepanjang waktu agar si bayi mudah untuk mengingat kosakata yang diucapkan oleh orang tua.
- Bermain permainan.
- Gunakan permainan untuk memulai pembicaraan seperti “ciluk ba/peek-a-boo dan tepuk kue/pat-a-cake”.
- Orang tua perlu mendengarkan respon bayi.
- Kemampuan respon bahasa si bayi seringkali lambat dalam menangkap sehingga terkadang orang tua tergoda untuk memberikan kata-kata yang terlalu panjang dibandingkan menunggu respon bayi. Bersabarlah dan biarkan si bayi mengekspresikan dirinya. Jika tidak direspon, pengulangan kalimat dan gestur tubuh jauh lebih baik dibandingkan memberikan kata-kata baru yang terlalu panjang.
- Memperluas dan mengembangkan kemampuan dan wawasan bahasa bersama si bayi.
- Ajukan pembicaraan-pembicaraan sederhana, salah satunya seperti “Da..da Ayah.” Lalu bisa dilanjutkan dengan “Kemana ya, Ayah?” kemudian “Ayo cari Ayah!” (Sesuaikan dengan kondisi pada saat itu dan pastikan kondisi bayi sedang dalam keadaan sehat dan senang)
- Orang tua jangan melakukan perbandingan normatif.
- Orang tua perlu mewaspadai ketika si bayi memasuki usia tertentu yang mana si bayi sudah memiliki pencapaian pada tonggak tertentu dalam perkembangan pembahasaan, namun jangan mengukur perkembangan bahasa secara kaku ke anak-anak lain karena setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda-beda.
Berdasarkan informasi yang ada diatas, peran orang tua sangat penting untuk membantu si Bayi dalam pengembangan bahasa. Lakukanlah kegiatan-kegiatan tersebut untuk membantu si Bayi memiliki perkembangan bahasa yang baik ya, parents! Perlu diingat bahwa, orang tua menjadi tonggak utama untuk perkembangan si bayi!
Referensi:
Santrock, J. W. (2015). Life-Span Development (15th ed.). New York: McGraw-Hill.
Eckart, K. (2020, February 3). Not Just ‘baby talk’: Parentese helps parents, babies make ‘conversation’ and boosts language development. Retrieved from UW News: Washington University: https://www.washington.edu/news/2020/02/03/not-just-baby-talk-parentese-helps-parents-babies-make-conversation-and-boosts-language-development/
Leave a comment