Mendongeng menawarkan banyak manfaat bagi balita. Berikut ini beberapa manfaat utamanya:
Perkembangan Bahasa: Mendongeng membuat balita mengenal kosakata yang kaya dan beragam. Mendengarkan cerita membantu memperluas kosakata mereka, meningkatkan pemahaman bahasa, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk mengekspresikan diri secara verbal. Hal ini mengenalkan mereka pada kata-kata baru, struktur kalimat, dan konsep.
Perkembangan Kognitif: Cerita melibatkan keterampilan kognitif balita, termasuk memori, rentang perhatian, dan pemecahan masalah. Mereka belajar untuk mengikuti urutan kejadian, memahami sebab dan akibat, dan membuat hubungan antara karakter, latar, dan tindakan. Mendongeng mengasah imajinasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis mereka.
Perkembangan Emosional: Cerita sering kali menampilkan karakter yang mengalami berbagai emosi dan situasi. Balita dapat memahami emosi ini, belajar empati, dan mengembangkan kecerdasan emosional. Mereka belajar tentang perasaan, hubungan, dan bagaimana mengekspresikan dan mengelola emosi mereka.
Nilai-nilai Moral dan Sosial: Banyak cerita yang menyampaikan pelajaran moral dan nilai-nilai sosial. Balita dapat belajar tentang kebaikan, berbagi, kejujuran, keberanian, dan kualitas positif lainnya melalui karakter dan tindakan mereka. Hal ini membantu membentuk pemahaman mereka tentang etika, norma sosial, dan perilaku yang sesuai.
Keterampilan Mendengarkan dan Konsentrasi: Mendengarkan cerita meningkatkan kemampuan balita untuk berkonsentrasi, fokus, dan mengembangkan keterampilan mendengarkan secara aktif. Mereka belajar untuk mengikuti narasi, mengingat detail, dan terlibat dalam cerita. Keterampilan ini dapat ditransfer ke konteks pembelajaran lainnya.
Ikatan dan Komunikasi: Mendongeng memberikan kesempatan yang luar biasa untuk menjalin ikatan antara balita dan pengasuhnya. Berbagi cerita menciptakan momen khusus kedekatan, keakraban, dan kenikmatan bersama. Hal ini juga mendorong komunikasi dan dialog antara balita dan pengasuhnya.
Kesadaran Budaya dan Literasi: Cerita sering kali memasukkan unsur budaya, tradisi, dan nilai-nilai. Melalui cerita, balita mendapatkan paparan budaya, perspektif, dan cara hidup yang berbeda. Selain itu, mendongeng juga meletakkan dasar bagi kemampuan literasi di kemudian hari dengan membiasakan balita dengan struktur cerita, kata-kata yang tercetak, dan kegembiraan membaca.
Penting untuk memilih cerita yang sesuai dengan usia yang menarik minat dan perhatian balita. Melibatkan mereka dalam sesi mendongeng interaktif, mengajukan pertanyaan, dan mendorong mereka untuk berbagi pikiran dan perasaan akan semakin meningkatkan manfaat mendongeng. ***

Leave a comment