Langkah-langkah Supaya Tidak Terjadi Speech Delay

Speech delay atau keterlambatan bicara pada dasarnya bukan penyakit mematikan, tapi kemunculannya akan memengaruhi tumbuh kembang anak. Penyebab speech delay bermacam-macam, misalnya, kurangnya stimulasi, adanya gangguan pendengaran, gangguan neurologis, atau terjadi ganggguan fungsi fisiologis lain yang berhubungan dengan kemampuan bicara. Speech delay yang berkepanjangan akan menjadi masalah yang serius saat anak beranjak dewasa.

Untuk mengantisipasi terjadinya speech delay, Mommy&Daddy bisa mengikuti langkah-langkah ini:

  • Perbanyak stimulasi. Banyak bercerita atau mendongeng akan membantu anak mengenal, menambah atau memperbaiki kosakatanya. Selain itu imajinasi anak juga akan berkembang saat anak banyak mendengar cerita/dongeng.
  • Perbanyak Komunikasi. Langkah terbaik mengatasi speech delay adalah memperbanyak komunikasi dengan anak. Cara sederhana ini selain mengakrabkan hubungan, juga mudah dilakukan. Banyak berkomunikasi harus segera dilakukan saat tanda speech delay terdeteksi.
  • Kurangi Screen Time. Pada era digital sekarang, screen time memicu masalah tersendiri bagi tumbuh kembang anak, salah satunya speech delay. Anak hanya terfokus pada layar sehingga lebih irit bicara. Idealnya, anak di bawah 2 tahun jangan diberi perangkat untuk keperluan apapun, sementara usia 2-5 tahun dibatasi 2 jam dalam satu hari.
  • Konsultasi ke Dokter Spesialis Anak. Ada kalanya speech delay benar-benar disebabkan gangguan medis. Terlebih jika anak belum mampu berbicara hingga usia 1 tahun, penanganan dari dokter spesialis jelas diperlukan.

***

Leave a comment