Perlukah Bayi Sekolah?

Apakah Bayi Perlu sekolah? Jawabnya tergantung dari orang tua. Stimulasi yang diberikan di sekolah bayi sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah. Hanya saja, apabila orang tua bekerja seharian, otomatis mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk bermain dan memberikan stimulasi secara runtut pada bayinya. Oleh sebab itu, program sekolah bayi bisa dimanfaatkan supaya proses tumbuh kembang bayi tetap berjalan dengan baik.

Sekolah bayi selalu dirancang untuk memberikan stimulasi bagi si kecil supaya pertumbuhannya bisa terus berjalan optimal sejak dini. Walaupun namanya “sekolah”, tapi bukan berarti bayi akan diberikan mata pelajaran seperti layaknya anak-anak Kindergarten. Biasanya, dalam program sekolah bayi, bayi akan diajak untuk melatih kemampuan motorik dan daya berpikirnya melalui berbagai permainan menarik, seperti bernyanyi, menari, atau mendengarkan dongeng bersama-sama. Bahkan trend saat ini, banyak sekolah bayi yang menggunakan bahasa asing sebagai bahasa pengantar di sekolah. Tak hanya satu bahasa, bahkan ada yang menggunakan 3 bahasa.

Yang harus diingat, walaupun si kecil sudah mengikuti program kelas bayi, orang tua tetap harus rutin memberikan stimulasi saat berada di rumah. Lagipula, kehadiran orang tua sebagai orang terdekat tetaplah menjadi hal terpenting di masa tumbuh kembang bayi.

Seperti kata Montessori, setiap anak harus memiliki pengalaman terbaik sejak dia lahir. Oleh sebab itu, pilihan sekolah bayi harus benar-benar bagus untuk si kecil.

Molome Dalome Early Childhood Learning Center (MDC) terbukti mampu mendampingi tumbuh kembang bayi dalam memberikan stimulasi yang efektif sehingga bayi tumbuh sehat, cerdas dan bahagia. Inilah yang menjadi alasan banyak orang tua mengapa memilih MDC untuk menyekolahkan bayinya. Di kelas MDC, bayi benar-benar diplot untuk mengikuti setiap tahap perkembangan anak secara runtut. #MDCNews #InfoMDC

Leave a comment